Semarang, journeywalisongo.blogspot.com – Komunitas Seni Kampus (KSK) Wadas menyuguhkan penampilan spesial dari Defisi Musik dan Panembromo dalam rangkaian acara ta’aruf calon warga baru di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo, Senin (29/09).
Dalam penampilannya, Defisi Musik dan Panembromo membawakan dua lagu bernuansa religi: "Lir Ilir" dan "Pepeling." Kedua tembang tersebut disajikan secara unik dengan memadukan musik kontemporer dan alunan gamelan tradisional. Perpaduan ini berhasil menciptakan kemasan yang memadukan nilai modernitas dan kearifan lokal.
Ketua KSK Wadas, Hafidz Syahrial menjelaskan bahwa penampilan ini lebih dari sekadar hiburan, ini merupakan bagian dari upaya dakwah kultural yang diwariskan oleh Walisongo.
“Melalui musik, kami ingin menyampaikan bahwa dakwah bisa dikemas dengan cara yang kreatif, modern, tetapi tetap berakar pada tradisi Islam Nusantara,” ujar Liman (sapaan akrabnya).
Lagu "Lir Ilir" yang merupakan karya Sunan Kalijaga, sarat akan makna filosofis tentang pentingnya membangkitkan semangat iman dan amal saleh. Sementara itu, "Pepeling" kaya akan pesan moral dan pengingat bagi generasi muda untuk senantiasa menjaga akhlak serta nilai-nilai Islami dalam kehidupan.
Penampilan kolaboratif ini disambut hangat oleh para peserta ta’aruf. Mereka menilai bahwa perpaduan musik Islami dengan gaya kontemporer mampu menghadirkan suasana yang religius sekaligus menghibur, sejalan dengan semangat dakwah Walisongo yang mengedepankan pendekatan kultural.
Penulis: Miftachul Fattah
Editor: Hanifah Shabrina