Semarang, journeywalisongo.blogspot.com - AF (Aliance Francaise) Semarang mengadakan pameran lukisan dalam rangka kunjungan Duta Besar Prancis, di gedung Aliance Francaise Kaliwiru, Semarang. (2/10)
Pameran “Dulu Kini Esok” menampilkan perpaduan karya lukis, sketsa dan arsitektur lanskap bangunan Kota Semarang. Menurut staf AF Semarang, Putri, pengambilan tema “Dulu Kini Esok” merupakan permintaan langsung dari Duta Besar Prancis yang ingin melihat kondisi Semarang dulu, kini dan masa depan.
“Karena memang permintaan dari Pak Dubes itu mau lihat bagaimana Semarang yang dulu dan masa depan itu harapannya kayak gimana, gitu,” katanya.
AF Semarang memamerkan dua jenis karya. Pertama, jenis karya yang menggambarkan bangunan lama Kota Semarang, mulai dari gedung Spiegel, Gereja Blenduk hingga Masjid Menara Layur. Kedua, menggambarkan masa depan dari bangunan Stasiun Tawang, Kota Lama hingga Pelabuhan Tanjung Mas.
Melalui pameran yang berlangsung pada 25-4 Oktober 2025 tersebut, AF Semarang ingin menunjukkan budaya Semarang kepada orang luar. “Kenapa ngga budaya Prancis, karena kita ingin budaya kita juga dikenal sama orang luar,” ujar Putri.
Salah satu mahasiswa Arsitektur Universitas Diponegoro, Bellatrix, mengungkapkan pentingnya pameran seni. Menurutnya, selain menambah wawasan dan pengalaman, juga bisa menumbuhkan penghargaan terhadap sebuah karya.
“Saya suka pameran lukisan dan museum gitu. Selain menambah wawasan dan cerita pengalaman, dengan melihat pameran itu bisa menumbuhkan empati terhadap sebuah karya seseorang,” tuturnya.
Reporter: Ananta, Ayu, dan Ayunda
Editor: Hanifah Shabrina