Gemuruh Suara Penonton Indonesia VS Irak

Journey Walisongo
0

Para Suporter begitu menikmati permainan Indonesia vs Irak pada babak pertama, Nobar yang digelar Burjo pantry Jl. Dr. Kariadi No.80, Randusari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang,[12/10/2025] Dini hari. (Doc. Maman)


Semarang, journeywalisongo.blogspot.com - Setiap ada pertandingan Tim Nasional (TimNas) Indonesia, burjo Pantry Kariadi tidak pernah absen. Dua jam sebelum kick off dimulai, para suporter TimNas Indonesia sudah membanjiri burjo Pantry Kariadi. 


“ Burjo pantry Karyadi tidak pernah sunyi kalo adanya laga TimNas  Indonesia, Tempat yang Outdoor  jadi ngga buat gerah,” kata mas Dika salah satu suporter yang saya wawancarai.


Setelah Kick Off  babak pertama para suporter mulai meneriakkan atas dukungannya kepada TimNas, sepanjang permainan babak pertama para suporter begitu menikmati permainan yang dibawakan TimNas. Setelah peluit babak pertama telah berbunyi, terdengar beberapa celetukkan dari para suporter 


“ Assalamualaikum Piala Dunia, King Indo datang sayang," celetukkan dari sisi belakang 


“ Infokan rematch (tanding ulang) lawan Arab," saut dari sisi kanan. 


Pada Kick Off babak kedua sampai menit ke-65 masih tenang menikmati permainan setelah menit +70 tampak begitu cemas atas keputusan wasit berikan. 


“ Wasit sekolah  bola ga sih rek?," salah satu celetukkan suporter. 


Irak unggul terlebih dahulu dari Indonesia, gol pertama tercipta dari kaki Z. Iqbal pada menit ke-76. Sesudah terjadinya gol pertama tercipta para suporter semakin kecewa atas keputusan yang diberikan wasit, lontaran kata-kata yang tidak senonoh buat wasit dari para suporter menemani hingga peluit panjang berbunyi. 


“ Kita tahu bola itu bulat dan bisa bergelinding ke arah mana saja , tapi kita tidak tahu apa yang terdapat di dalam bola tersebut. Kecurangan pasti ada dan itu terjadi pada TimNas kita pada malam ini. Satu lagi kalo mau ganti pelatih itu dipertimbangkan secara matang jangan asal pecat anak orang,” tanggapan dari Mas Dika atas kekalahan Indonesia atas Irak.


Skor 1-0 menutup pertandingan pada dini hari 12/10, Kekalahan Indonesia atas Irak memastikan Indonesia sudah tidak ada peluang untuk menuju Piala Dunia. 


Penulis: Abdurrohman

Editor: Hanifah Shabrina

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)