QS. Al-Insyirah: 5-6, Resep Move On dari Kesulitan

Journey Walisongo
0
Ilustrasi Setiap Kesulitan Pasti ada Kemudahan. (Doc. Gemini.ai)

Pernahkah kamu merasa hidup terasa buntu, seolah hidup berada di titik terendah? Deadline menumpuk, hubungan bermasalah, karier jalan di tempat, atau mungkin quarter-life crisis sedang menyerang? Rasanya seperti terjebak di terowongan gelap tanpa ujung. Pikiran mulai penuh dengan overthinking, menyalahkan diri sendiri, bahkan insecure melihat pencapaian orang lain. Singkatnya semua terasa melelahkan.


Dalam momen-momen buntu seperti ini, kita tidak hanya membutuhkan kata-kata motivasi klise, melainkan jaminan nyata yang benar-benar busa dipegang. Dan kabar baiknya, jaminan itu ada. Ia tertulis dalam Al-Qur'an yang sering kita baca dan dengar, namun jarang kita resapi maknanya secara mendalam. Janji Manis yang full garansi dan terpercaya, bahkan sampai terulang dua kali oleh Allah dalam satu surat. Ya, benar surat Al-Insyirah, Ayat 5 dan 6. 


فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥)

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦)


"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan," (QS. Al-Insyirah: 5)

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 6)


Ayat ini menjelaskan bahwa kesulitan tidak pernah berjalan sendirian. Kemudahan selalu hadir Bersamaan dengan kesulitan. Ibarat sebuah paket bundling, kita menerima kesulitan dan kemudahan dalam satu kotak yang sama. Hanya saja, seringkali solusinya sudah ada di sana sering kali tertutup oleh rasa panik dan kegelapan masalah itu sendiri.


Pengulangan ayat ini adalah penegasan yang mutlak. Kalau Allah sudah mengulang janji-Nya dua kali, itu artinya: 


"Tidak ada jalan keluar selain benar-benar terdapat jalan keluar".


Resep Move On Praktis Ala Al-Insyirah:

1. Ubah Mindset dari "Korbannya" Menjadi "Pencari Kemudahan"


Saat masalah datang, mindset kita cenderung berfokus pada seberapa besar masalah itu. Ayat ini mengajak kita berfokus pada kemudahan yang tersembunyi. Daripada meratapi, "Kenapa ini terjadi padaku?", ubah fokus menjadi, "Kemudahan apa yang sedang Allah siapkan di balik kejadian ini?.

2. Jangan Terburu-buru Ingin Cepat Selesai 

Move on bukan berarti masalah harus langsung hilang dalam semalam. Kadang, kemudahan itu datang dalam bentuk kekuatan mental yang bertambah, pelajaran baru yang didapat, atau perspektif baru yang membuat kita lebih dewasa. Bersabarlah menikmati proses saat kemudahan itu perlahan terungkap, seperti melihat matahari terbit setelah malam yang pekat.

3. Kembali ke Tujuan 

Ingatlah untuk mengambil jeda dan kembali fokus pada apa yang menjadi keinginan serta tujuan kita dalam hidup. 


Dalam ayat selanjutnya (ayat 7-8) mengajarkan action plan setelah kita merasa lapang terhadap masalah yang sedang kita hadapi. 


 فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ (٧)

وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ (٨)


"Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain), dan hanya kepada Tuhanmu lah engkau berharap." (QS. Al-Insyirah: 7-8)


Yakinlah, Ini Bukan Akhir. Jika hari ini kita merasa tertekan, ingatlah janji ganda, janji indah, janji pasti Allah di surat Al-Insyirah ayat 5-6. Masalah tidaklah abadi. Ia hanya fase dan di tengah fase itu, Allah sudah menyiapkan "kemudahan" sebagai teman perjalanan kita.


Move on dari kesulitan bukan berarti melupakan masalah, tetapi mengubah masalah menjadi tangga menuju kemudahan yang lebih besar. Yakinlah, setelah badai terhebat, langit akan selalu lebih cerah.


Penulis: Hanifah Shabrina

Editor: Miftachul Fattah 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)