Ilustrasi orang sedang berdoa. (Doc. Pinterest.com)
Aku bersandar pada Tuhan
Mencari iman yang luntang-lantung
tak karuan
Aku bertanya
Apakah Sang Kuasa masih menerimaku?
Kebejatanku membuat belahan makhluk
tak menerimaku
Terlena pada dunia hingga aku lupa
Sesungguhnya ada Sang Pemaaf
Segala tindak-tandukku Dia terima
Bagaimana bisa?
Sedangkan kebejatanku tak terhingga
Bagaimana bisa?
Aku semudah itu dimaafkan
Cawan yang ku minum tiap malam
Durhaka pada makhluk-Nya
Dan Sang Kuasa tetap memelukku
Dalam tiap pertemuan lima waku
Penulis: Dwi Endang Setyorini
Editor: Miftachul Fattah